Pedagogik Sang Dosen
Sering kita mendengar Keluhan dari mahasiswa adalah suasana kelas yang membosankan, salah siapa ya???. Dalam kasus seperti ini, tentunya mahasiswa dan dosen harus sepaham. Jika ingin suasana kelas yang asik, dosen bertanggungjawab membuat metode yang menyegarkan dan membuat penasaran akan ilmu baru yang akan didapatkan mahasiswa. Namun disamping itu, mahasiswa juga tidak boleh pasif begitu saja. Disini unsur Pedagogik memiliki peran bagi seorang dosen.(kata orang…he..he..) apa sih Pedagogik itu???
Pedagogik atau pedagogi adalah ilmu atau seni dalam menjadi seorang dosen yang merujuk pada strategi pembelajaran atau gaya pembelajaran. Pedagogi berasal dari Bahasa Yunani kuno yang berarti membimbing anak. Sebagai salah satu persyaratan kompetensi seorang pengajar adalah kemampuan pedagogik, Ada tujuh aspek yang telah dirumuskan mewakili nilai-nilai kemampuan pedagogik bagi seorang dosen.
1. Menguasai Karakteristik Mahasiswa, Mengenali bagimana karakteristik mahasiswa adalah langkah awal seorang dosen dapat melaksanakan fungsi dan tugasnya. Diawali dengan mengenal kemudian seorang dosen dituntut untuk memahami bagaimana karakteristik mahasiswanya. Dengan memahami karakteristik mahasiswa, penyampaian materi akan lebih lancar. Ketika seorang dosen berhasil menguasai karakteristik para mahasiswanya, maka dosen tersebut akan mampu menguasai kelas dengan baik.
2. Menguasai Teori Belajar dan Prinsip Pembelajaran yang Mendidik, Perbedaan seorang dosen dengan profesi lain adalah bahwa seorang dosen tidak hanya dituntut untuk menguasai suatu materi, melainkan juga dituntut untuk dapat mengajarkan materi tersebut kepada orang lain. Teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran berguna untuk menyusun strategi penyampaian materi kepada mahasiswa. Metode apa yang digunakan, bagaimana sistematikanya, dan lain-lain.
3. Pengembangan Kurikulum, Seorang dosen dituntut untuk mampu menyusun Rencana Pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa update. Hal ini juga masih berkaitan dengan aspek pertama yaitu menguasai karakteristik mahasiswa. Dengan mengetahui karakteristik mahasiswa, dosen akan lebih mengerti kebutuhan mahasiswa yang akan membantu dalam penyusunan Rencana Pembelajaran.
4. Kegiatan Pembelajaran yang Mendidik, Masih berkaitan dengan aspek sebelumnya tentang teori pembelajaran. Seorang dosen diharapkan bisa menerapkan teori pembelajaran yang telah dikuasai di dalam kelas sehingga menciptakan atmosfir pembelajaran yang tidak hanya efektif tetapi juga mendidik.
5. Pengembangan Potensi Mahasiswa, Sorang dosen juga diharapkan untuk dapat membimbing pengembangan potensi Mahasiswa. Pada dasarnya setiap orang memiliki potensi yang bermacam-macam. Potensi-potensi inilah yang akan menjadi bibit-bibit generasi muda yang unggul untuk bangsa. Sangat disayangkan apabila potensi-potensi mereka tidak tersalurkan dengan baik. Peran seorang dosen sangat besar dalam membimbing mahasiswa untuk mengembangkan potensinya.
6. Komunikasi dengan Mahasiswa, Aspek komunikasi dengan Mahasiswa ini adalah mutlak harus dimiliki oleh seorang dosen. karena komunikasi adalah aspek dasar yang menunjang aspek-aspek lain dalam kemampuan pedagogik. Menjalin komunikasi yang baik dengan Mahasiswa adalah kunci untuk melakukan pembelajaran yang baik dan efektif.
7. Penilaian dan Evaluasi, Tahap akhir dari sebuah proses belajar mengajar adalah proses penilaian dan evaluasi. Dosen diharapkan dapat melakukan penilaian terhadap hasil belajar mahasiswanya. Setelah dilakukan penilaian kemudian seorang dosen melakukan evaluasi, apakah kegiatan belajar mengajar sudah terlaksana dengan baik, apakah sudah sesuai dengan Rencana Pembelajaran, apakah kemampuan mahasiswanya sudah sesuai dengan target, dan lain-lain.
👍
BalasHapus