Refleksi kajian sebuah jurnal: Strategy as practice or parody?

"Strategy as practice or parody? 


Jurnal "Strategy as practice or parody? A case study of the strategic plan in a university" oleh Mats Alvesson dan Stefan Sveningsson menganalisis peran dan fungsi rencana strategis di universitas. Jurnal ini mempertanyakan apakah rencana strategis tersebut benar-benar memandu tindakan dan pengambilan keputusan, atau hanya sekedar ritual simbolik yang tidak memiliki dampak nyata. Melalui studi kasus di sebuah universitas, jurnal ini mengungkapkan bagaimana rencana strategis dapat menjadi sebuah "parodi" ketika tidak diimplementasikan dengan serius dan hanya berfungsi sebagai alat legitimasi atau pencitraan.  

Banyak organisasi, termasuk universitas, mengembangkan rencana strategis yang ambisius dan menjanjikan perubahan yang signifikan. Namun, seringkali rencana strategis tersebut gagal diimplementasikan dengan efektif dan tidak menghasilkan perubahan yang diharapkan. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang fungsi dan relevansi rencana strategis dalam praktik manajemen modern.

Universitas menghadapi tekanan yang semakin besar untuk meningkatkan efisiensi, akuntabilitas, dan daya saing. Dalam konteks ini, rencana strategis sering dipandang sebagai alat penting untuk mengarahkan universitas menuju masa depan yang lebih baik. Namun, jurnal ini menantang pandangan tersebut dengan menunjukkan bahwa rencana strategis dapat menjadi sebuah "parodi" ketika tidak dibarengi dengan komitmen dan tindakan nyata.

Kesenjangan Penelitian

  • Menganalisis strategi sebagai praktik: Jurnal ini menggunakan perspektif "strategi sebagai praktik" untuk memahami bagaimana strategi dibentuk dan diimplementasikan dalam kehidupan organisasi sehari-hari, melampaui pandangan tradisional yang berfokus pada perencanaan formal.
  • Mengungkap parodi strategi: Jurnal ini mengungkapkan bagaimana rencana strategis dapat menjadi sebuah "parodi" ketika tidak diimplementasikan dengan serius dan hanya berfungsi sebagai ritual simbolik.
  • Memberikan studi kasus yang mendalam: Jurnal ini menyajikan studi kasus yang detail tentang rencana strategis di sebuah universitas, memberikan wawasan yang kaya tentang dinamika dan tantangan implementasi strategi.

Tujuan Penelitian

Tujuan utama penelitian untuk mengetahui apakah rencana strategis di universitas berfungsi sebagai panduan bagi tindakan atau hanya sebagai parodi . 

Tujuan khusus:  

  • Menganalisis proses penyusunan rencana strategis: Memahami bagaimana rencana strategis dikembangkan, siapa yang terlibat, dan faktor-faktor apa yang mempengaruhi isinya.
  • Mengamati implementasi rencana strategis: Meneliti apakah rencana strategis diterjemahkan ke dalam tindakan nyata dan bagaimana rencana tersebut mempengaruhi pengambilan keputusan di universitas.
  • Mengevaluasi dampak rencana strategis: Menilai apakah rencana strategis menghasilkan perubahan yang diharapkan dan apakah rencana tersebut berkontribusi pada peningkatan kinerja universitas.

Jurnal ini menggunakan studi kasus kualitatif di sebuah universitas . Metode pengumpulan data :  

  • Wawancara: Melakukan wawancara mendalam dengan berbagai aktor di universitas, termasuk pimpinan, fakultas, dan staf administrasi.
  • Observasi: Melakukan observasi terhadap pertemuan, kegiatan, dan proses pengambilan keputusan di universitas.
  • Analisis dokumen: Menganalisis berbagai dokumen universitas, termasuk rencana strategis, laporan tahunan, dan materi komunikasi internal.

Populasi penelitian ini adalah semua universitas yang memiliki rencana strategis. Sampel penelitian adalah satu universitas yang dipilih secara purposive karena karakteristiknya yang relevan dengan tujuan penelitian.

Jurnal ini menyajikan beberapa temuan:

  • Dekopling antara rencana dan tindakan: Terdapat kesenjangan yang signifikan antara rencana strategis dan praktik organisasi sehari-hari di universitas. Rencana strategis sering dipandang sebagai dokumen formalitas yang tidak memiliki pengaruh nyata pada pengambilan keputusan.
  • Ritual simbolik: Rencana strategis lebih berfungsi sebagai ritual simbolik untuk menunjukkan legitimasi, akuntabilitas, dan citra positif universitas kepada pihak eksternal.
  • Kurangnya komitmen dan kepemilikan: Terdapat kurangnya komitmen dan kepemilikan terhadap rencana strategis di antara para aktor di universitas. Banyak yang merasa tidak terlibat dalam proses penyusunan rencana dan tidak merasa bertanggung jawab atas implementasinya.
  • Hambatan implementasi: Jurnal ini mengidentifikasi beberapa hambatan implementasi rencana strategis, termasuk kurangnya sumber daya, struktur organisasi yang kaku, dan budaya organisasi yang resisten terhadap perubahan.

Kesimpulan

Jurnal ini menyimpulkan bahwa rencana strategis di universitas yang diteliti lebih berfungsi sebagai parodi daripada sebagai panduan bagi tindakan. Rencana tersebut gagal menghasilkan perubahan yang diharapkan karena decoupling antara rencana dan tindakan, fungsi simbolik, kurangnya komitmen, dan berbagai hambatan implementasi.

Implikasi Praktis

Temuan jurnal ini memiliki implikasi praktis bagi para pemimpin universitas dan praktisi manajemen strategi. Jurnal ini menyoroti pentingnya:

  • Menghubungkan rencana dengan tindakan: Universitas perlu memastikan bahwa rencana strategis diterjemahkan ke dalam tindakan nyata dan terintegrasi dengan proses pengambilan keputusan sehari-hari.
  • Membangun komitmen dan kepemilikan: Universitas perlu melibatkan berbagai aktor dalam proses penyusunan dan implementasi rencana strategis untuk menumbuhkan komitmen dan kepemilikan.
  • Mengatasi hambatan implementasi: Universitas perlu mengidentifikasi dan mengatasi hambatan implementasi rencana strategis, seperti kurangnya sumber daya dan resistensi terhadap perubahan.
  • Mengembangkan rencana yang realistis dan fleksibel: Universitas perlu mengembangkan rencana strategis yang realistis, fleksibel, dan responsif terhadap perubahan lingkungan.

Keterbatasan dan Saran

Jurnal ini memiliki beberapa keterbatasan, termasuk:

  • Studi kasus tunggal: Temuan jurnal ini berdasarkan studi kasus di satu universitas, sehingga generalisasinya terbatas.
  • Fokus pada rencana formal: Jurnal ini terutama berfokus pada rencana strategis formal dan mungkin melewatkan aspek strategi informal yang juga berperan dalam pengambilan keputusan.

Jurnal ini menyarankan beberapa arah untuk penelitian selanjutnya, termasuk:

  • Melakukan studi komparatif: Membandingkan implementasi rencana strategis di berbagai universitas dengan karakteristik yang berbeda.
  • Mempelajari strategi informal: Menganalisis bagaimana strategi informal berinteraksi dengan rencana strategis formal dalam pengambilan keputusan di universitas.
  • Mengembangkan kerangka kerja untuk mengevaluasi efektivitas rencana strategis: Merancang alat dan metode untuk mengukur dampak rencana strategis pada kinerja universitas.

Jurnal "Strategy as practice or parody?" memberikan kontribusi yang berharga bagi pemahaman kita tentang peran dan fungsi rencana strategis di universitas. Dengan mengungkapkan potensi parodi dalam perencanaan strategis, jurnal ini menantang para pemimpin universitas untuk merefleksikan praktik manajemen strategi mereka dan memastikan bahwa rencana strategis benar-benar memandu tindakan dan menghasilkan perubahan yang diharapkan.


 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keynes: semangat dan krisis kepercayaan

Danantara: Wajah Baru Investasi Strategis Indonesia

Mari Mengenal Defisit Anggaran